Serial Love & 10 Million Dollars Raih Rekor MURI

2 hours ago 9

SERIAL Love & 10 Million Dollars resmi mendapat pengakuan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai serial orisinal Indonesia yang berhasil masuk dalam jajaran trending di 34 negara secara bersamaan. Penyerahan penghargaan tersebut berlangsung di Studio Hitmakers, Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis, 4 Juni 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Country Head WeTV Indonesia Febriamy Hutapea, menilai sudut pandang cerita yang relevan dengan realita masyarakat, seperti pernikahan toksik, tekanan finansial, dan pencarian cinta sejati, membuat banyak penonton tertarik. 

“Ini menunjukkan topik tersebut dekat dengan realita yang dialami banyak penonton dan menjadi fenomena yang menarik. Tonton terus sampai tamat karena akan semakin menarik sampai episode akhir,” kata Febriamy.

Serial original WeTV ini menceritakan tentang perjuangan Elina Putri Wardana (Davina Karamoy) yang terjebak dan berusaha melawan pernikahannya dengan Diaz Danantya (Anthony Xie), hingga kehadiran Arman Bamantara (Giorgino Abraham) yang menawarkan dilema moral serta bantuan 10 juta dolar.

Pengalaman Baru Anthony Xie

Bersamaan dengan itu, para pemeran turut hadir membagikan pengalaman mereka. Aktor Anthony Xie yang pertama kali membintangi web series, mengaku pengalaman ini memberikan tantangan yang berbeda dibandingkan saat bermain dalam sinetron.

"Ini pertama kali web series buat aku. Kalau sinetron bisa setahun sampai dua tahun, kalau ini sekitar 30 hari syutingnya. Jadi emosinya harus lebih dijaga, karakter dan continuity-nya juga harus benar-benar diperhatikan," ujar Anthony.

Serial ini juga menjadi pengalaman baru bagi Anthony karena ia memerankan karakter antagonis bernama Dias. Menurutnya, karakter tersebut memiliki kedalaman yang lebih kompleks dibandingkan peran antagonis yang pernah ia mainkan sebelumnya.

"Kalau di sinetron kadang karakter antagonis bisa berubah-ubah karena ceritanya panjang. Kalau di sini jelas sekali arah karakternya. Dalam 10 episode itu, kami benar-benar membangun karakter Dias dari awal sampai akhir," katanya.

Untuk mendalami perannya, Anthony banyak mempelajari karakter Dias yang digambarkan memiliki kecenderungan narsistik dan ambisi besar terhadap kekuasaan. Ia mengaku proses tersebut membuatnya lebih memahami bagaimana seseorang bisa terdorong melakukan berbagai hal demi uang dan kekuasaan.

Meski harus berinteraksi dengan emosi yang intens hampir setiap hari selama syuting, Anthony memastikan dirinya mampu memisahkan karakter dan kehidupan pribadi. "Kalau kebawa paling saat di lokasi syuting saja. Setelah selesai syuting ya kembali normal. Aku masih bisa membedakan antara karakter dan kehidupan nyata," ujarnya.

Elina Joerg Hadapi Tantangan Adegan Dewasa

Sementara itu, Elina Joerg mengungkapkan bahwa Love & 10 Million Dollars menjadi salah satu proyek paling menantang dalam perjalanan kariernya. Untuk pertama kalinya ia mengambil peran dengan adegan yang lebih dewasa dibandingkan karakter-karakter yang pernah dimainkan sebelumnya.

"Aku jujur baru pertama kali mengambil adegan seperti ini. Makanya banyak yang kaget dan enggak percaya waktu lihat trailer atau cuplikan serialnya," kata Elina.

Perempuan yang selama ini dikenal melalui berbagai peran remaja tersebut mengaku sempat menerima pesan langsung di media sosial dari penonton yang terkejut melihat transformasi perannya. Meski demikian, Elina merasa yakin menerima tawaran tersebut karena adanya jaminan kenyamanan selama proses produksi. Ia menjelaskan bahwa tim produksi menerapkan prosedur yang ketat untuk menjaga batasan para pemain.

"Sebelum syuting ada boundary check. Jadi tim tahu bagian mana yang enggak boleh disentuh dan apa saja batasannya. Bahkan untuk beberapa adegan juga menggunakan body double," ucapnya.

Menurut Elina, keputusan mengambil peran tersebut juga didorong keinginannya untuk mengeksplorasi karakter yang lebih sesuai dengan usianya saat ini. "Sebelumnya aku banyak main karakter anak sekolah. Sekarang usiaku juga sudah enggak cocok lagi untuk peran SMA terus, jadi aku ingin mencoba sesuatu yang baru," ujarnya.

Meski tidak menutup kemungkinan menerima karakter serupa di masa depan, Elina menegaskan dirinya akan lebih selektif dalam memilih proyek berikutnya.

GHAEIZA KAY RASUFFI

Read Entire Article
Parenting |