Xiaomi 17T Series Hadir di Indonesia, Unggulkan Kamera

18 hours ago 2

PERUSAHAAN teknologi Xiaomi Indonesia baru saja meluncurkan 17T Series yang terdiri atas Xiaomi 17T dan Xiaomi 17T Pro. Seri ini menjadi lini T Series pertama Xiaomi yang dibekali kamera Leica 5x Telephoto di seluruh model. Penjualan perdana secara online dan offline dijadwalkan mulai 6 Juni 2026.

Marketing Director Xiaomi Indonesia Andi Renreng mengatakan peluncuran Xiaomi 17T Series sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat pasar ponsel premium di Indonesia. 

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

“Xiaomi 17T Series menghadirkan peningkatan generasi terbaru pada sektor kamera, teknologi, dan desain. Untuk pertama kalinya Xiaomi menghadirkan peningkatan besar secara menyeluruh,” ujar Andi dalam acara peluncuran di Jakarta, Selasa, 2 Juni 2026. 

Xiaomi mengusung gawai flagship ini sebagai ‘The Telephoto Master’. “Dilengkapi Leica 5x Telephoto, 10x optical-grade zoom, hingga 120x AI Ultra Zoom, Xiaomi 17T Series memungkinkan pengguna menangkap detail jarak jauh dengan mudah,” tuturnya.

Dari sisi kamera, Xiaomi 17T Series dibekali kamera utama 50 MP dalam sistem triple camera hasil kolaborasi Xiaomi dan Leica. Kamera telephoto tersebut telah dilengkapi optical image stabilization (OIS) dan mendukung pengambilan foto 50 MP di berbagai focal length.

Xiaomi juga menyematkan sejumlah fitur fotografi dan videografi, seperti mode Stage untuk pemotretan konser atau panggung dengan pencahayaan rendah, serta Leica Live Moment yang memungkinkan pengambilan foto live dengan efek bokeh dan watermark khas Leica. Fitur tersebut dapat digunakan di seluruh focal length kamera belakang.

Khusus Xiaomi 17T Pro, perangkat mendukung perekaman video cinematic hingga 4K 60 fps dan fitur live cinematography dengan Ultra-HD Live Moment 4K serta efek zoom seamless pada mode Freestyle maupun Portrait.

Perbedaan lain terlihat pada sensor kamera utama. Xiaomi 17T Pro menggunakan sensor berukuran 1/1,31 inci, sedangkan Xiaomi 17T memakai sensor 1/1,55 inci. Keduanya dipadukan dengan desain lensa Leica UltraPure dan struktur lensa hybrid Leica Summilux 1G + 6P.

Pada sektor layar, kedua perangkat menggunakan panel AMOLED beresolusi 1.5K dengan tingkat kecerahan hingga 3.500 nits dan bezel simetris setebal 1,29 mm. Xiaomi 17T Pro mendukung refresh rate 144 Hz, sedangkan Xiaomi 17T 120 Hz.

Xiaomi juga memperkenalkan teknologi Xiaomi Vision Care yang diklaim mampu menyesuaikan layar dengan kondisi cahaya sekitar serta mengurangi paparan blue light, flicker, dan motion blur. Teknologi tersebut membuat Xiaomi 17T Series memperoleh empat sertifikasi perlindungan mata dari TÜV Rheinland, termasuk sertifikasi Intelligent Eye Care.

Dari sisi performa, Xiaomi 17T Pro menggunakan chipset MediaTek Dimensity 9500 berbasis fabrikasi 3 nanometer, sedangkan Xiaomi 17T memakai MediaTek Dimensity 8500-Ultra dengan fabrikasi 4 nanometer. Kedua perangkat turut dibekali sistem pendingin Xiaomi 3D IceLoop System.

Untuk daya, Xiaomi 17T Pro membawa baterai 7.000 mAh dengan dukungan pengisian cepat 100W HyperCharge dan wireless charging 50W. Xiaomi 17T menggunakan baterai 6.500 mAh dengan dukungan 67W HyperCharge. Kedua model juga mendukung standar PPS untuk kompatibilitas dengan pengisi daya pihak ketiga.

Xiaomi 17T Pro dijual seharga Rp 11.999.000 untuk varian 12GB/256GB dan Rp 12.999.000 untuk varian 12GB/512GB. Sementara Xiaomi 17T dibanderol Rp 8.999.000 untuk varian 12GB/256GB dan Rp 9.999.000 untuk varian 12GB/512GB.

Dalam kesempatan terpisah, Andi juga menyinggung potensi kenaikan harga gawai akibat pelemahan rupiah dan keterbatasan pasokan komponen memori global. “Jadi kalau misalnya dilihat, bukan hanya kenaikan dari mata uang, tapi situasi kita di industri dengan keterbatasan RAM itu juga beberapa (penyebab) meningkatkan harga,” ujar Andi, dikutip dari laporan Antara

Menurut dia, lonjakan kebutuhan industri akal imitasi (AI) terhadap komponen memori turut memengaruhi pasokan di pasar global. Xiaomi pun belum memastikan apakah akan ada penyesuaian harga produk di Indonesia dalam waktu dekat. “Kami belum bisa memberikan kepastian kapan waktu penyesuaian harga, tapi intinya kami di Xiaomi selalu melihat bagaimana  kami bisa memberikan value-nya supaya lebih relevan di sini.”

Read Entire Article
Parenting |