BGN Bakal Bentuk Kantor Pelayanan Gizi di Tiap Daerah

3 hours ago 5

KEPALA Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan pihaknya akan membentuk sekitar 20 Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) di wilayah Kabupaten Bogor. Kantor ini bertugas merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi, serta melaporkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di tingkat kabupaten/kota hingga provinsi langsung kepada kepala BGN.

“Koordinasi KPPG berada langsung di bawah BGN. Artinya, kepala KPPG berkoordinasi langsung dengan saya terkait program MBG. KPPG ini bisa disebut sebagai kepanjangan tangan BGN di daerah, dan pejabatnya harus ahli di bidangnya,” kata Dadan seusai meresmikan SPPG Cijujung, Rabu, 15 April 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Dadan menegaskan, struktur KPPG hanya akan diisi oleh Aparatur Sipil Negara (ASN). Proses rekrutmen juga dilakukan langsung oleh BGN. Menurut dia, fokus utama KPPG adalah mengoordinasikan program pemenuhan gizi, khususnya MBG, sekaligus mengelola dan mengawasi distribusi agar tepat sasaran.

“Satu KPPG akan mengoordinasikan sekitar 50 SPPG. Di Kabupaten Bogor, dapur MBG diproyeksikan mencapai sekitar seribu unit. Karena itu, kami akan membentuk sekitar 20 KPPG. Titiknya antara lain di Leuwiliang, Ciawi, dan wilayah lain di Kabupaten Bogor,” ujar Dadan.

Saat meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cijujung 03 di Kecamatan Sukaraja, Dadan menyebut fasilitas tersebut masuk kategori “sempurna”. Ia menilai dapur dan pegawainya telah memenuhi standar operasional prosedur BGN, mulai dari kebersihan lokasi, higienitas bahan baku, hingga pemeriksaan kesehatan pegawai.

Seluruh pegawai SPPG, kata dia, tidak hanya menjalani tes kesehatan, tetapi juga tes narkotika oleh Badan Narkotika Nasional (BNN).

“Saya harap SPPG lain bisa meniru standar di sini, sehingga program MBG benar-benar berjalan sesuai harapan—makanannya higienis dan seluruh pegawainya bebas narkoba,” kata Dadan.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bogor, Sintha Dec Checawaty, menyambut baik arahan tersebut. Ia mengatakan saat ini Kadin telah mengelola 15 SPPG, dengan target mencapai 20 unit di wilayah Kabupaten Bogor.

“Kami akan menerapkan SOP yang sama seperti di SPPG Cijujung ini: menyajikan MBG berkualitas dan higienis, serta memastikan kesehatan seluruh staf tanpa terkecuali. Ini adalah program pemerintah yang diamanatkan langsung oleh Presiden,” ujar Sintha.

Read Entire Article
Parenting |