INFO TEMPO - Setiap 8 April adalah momentum spesial bagi Kabupaten Balangan. Dalam hari ulang tahun kali ini, daerah yang berada di Provinsi Kalimantan Selatan itu genap berusia 23 tahun. Di usia yang masih belia, tercatat sejumlah terobosan di bawah kepemimpinan Bupati Abdul Hadi dan Wakil Bupati Akhmad Fauzi.
“Kami menyandang status sebagai kabupaten dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terkaya di Kalimantan Selatan, padahal sebelumnya termiskin," kata Bupati Abdul Hadi pada Jumat, 3 April 2026. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Balangan juga meningkat dari 73,83 menjadi 74,78, serta angka kemiskinan turun dari 4,87 pada 2024 menjadi 4,64 di 2025.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Kabupaten Balangan pun berhasil meraih penghargaan sebagai Kabupaten Terinovatif dengan Indeks Inovasi Daerah (IID) Tertinggi Nasional pada Innovative Government Award (IGA) 2025 dari Kementerian Dalam Negeri. “Banyak inovasi yang hasilnya telah dirasakan untuk masyarakat,” ucap Bupati Abdul Hadi. “Tentunya ini berkat kerja keras jajaran Pemkab Balangan.”
Dari beragam inovasi, Bupati Abdul Hadi melanjutkan, yang paling membanggakan di antaranya, pertama, Balangan menjadi kabupaten pertama yang mengasuransikan warganya sepanjang mereka punya pekerjaan. “Penduduk dengan usia produktif 15-65 tahun dan memiliki pekerjaan, seperti petani dan sebagainya, semua memiliki polis asuransi," ucapnya.
Kedua, lebih dari 4.000 penduduk menerima manfaat program Seribu Sarjana. "Program ini tidak terbatas untuk siswa berprestasi atau kurang mampu, melainkan semua anak di Kabupaten Balangan asalkan memiliki KTP Balangan," kata Bupati Abdul Hadi.
Ketiga, Balangan menjadi kabupaten pertama yang melaksanakan layanan home care di Kalimantan Selatan untuk menghadirkan pelayanan kesehatan langsung ke rumah warga. Program ini menyasar lansia, penyandang disabilitas, serta masyarakat yang kesulitan menjangkau fasilitas kesehatan.
Keempat, Sanggam Bausaha Bebas Bunga dan Biaya Administrasi (Babungas) dan Sanggam Bahutang Kada Babunga (Bakabun), pemberian kredit pembiayaan dengan bunga nol persen dan tanpa biaya administrasi untuk membantu pelaku UMKM dan petani. Program ini bekerja sama dengan Bank Kalsel dan BPR Paringin, sehingga pendanaannya tidak menggunakan APBD.
Bupati Abdul Hadi memastikan seluruh program tetap terlaksana di tengah keterbatasan karena efisiensi dari pemerintah pusat. Dia pun berharap seluruh jajaran di pemerintahan terus menguatkan tekad dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat.
"Semangat semuanya untuk terus bekerja dan fokus,” katanya. “Kami juga mengharapkan dukungan masyarakat terhadap pembangunan karena sikap positif masyarakat menjadi dorongan terhadap implementasi program yang kami luncurkan.”
Bupati Abdul Hadi berjanji akan terus menjalankan amanah sebagai pemimpin di Kabupaten Balangan dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab. "Selamat ulang tahun Kabupaten Balangan yang ke-23. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas amanah yang diberikan. Mudah-mudahan Kabupaten Balangan semakin bisa menyejajarkan diri dengan kabupaten lain di Kalimantan Selatan," ujarnya. (*)















































