Pelatih Oman Ingin Pertahankan Rekor atas Timnas Indonesia

1 hour ago 5

PELATIH Oman Tariq Sektioui bertekad memperpanjang rekor tak terkalahkan timnya saat menghadapi timnas Indonesia dalam laga FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat, 5 Juni 2026. Oman tercatat belum pernah kalah dari tim Garuda dalam 38 tahun terakhir.

"Tentu saja, sudah sangat lama Indonesia tidak menang melawan Oman, dan dari sisi kami, kami akan mencoba untuk memperpanjang periode tersebut," kata Sektioui dalam jumpa pers pralaga di SUGBK, Kamis, 4 Juni 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Berdasarkan catatan 11v11, seperti dikutip dari Antara, Indonesia dan Oman telah bertemu enam kali. Tim Garuda meraih dua kemenangan pertama pada ajang King's Cup 1987 dan 1988 dengan skor masing-masing 2-0 dan 3-0. Namun setelah itu Indonesia tidak pernah lagi mengalahkan Oman.

Dalam empat pertemuan berikutnya, Indonesia hanya sekali bermain imbang dan menelan tiga kekalahan. Pada pertemuan terakhir pada 2021, tim asuhan Shin Tae-yong kalah 1-3 dari Oman dalam laga persahabatan.

Meski datang dengan catatan positif atas Indonesia, Sektioui mengaku tidak menjadikan hasil pertandingan sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan. Pelatih asal Maroko itu lebih menekankan proses pembangunan tim yang sedang dijalaninya sejak ditunjuk menangani Oman pada Maret lalu.

Menurut dia, laga melawan Indonesia menjadi bagian dari persiapan menuju sejumlah agenda penting yang akan dihadapi Oman dalam beberapa tahun ke depan. "Ini adalah kesempatan yang baik untuk melanjutkan persiapan kami menuju Piala Negara Teluk, Piala Asia, dan mudah-mudahan Piala Dunia berikutnya," ujar mantan pelatih tim B Maroko tersebut.

Kendati berstatus laga persahabatan, Sektioui menegaskan timnya tetap akan tampil serius dan berusaha meraih kemenangan. "Meskipun ini pertandingan persahabatan, kami akan sangat serius. Kami selalu mencoba untuk menang dan akan berusaha mendapatkan sebanyak mungkin manfaat dari pertandingan ini," kata dia.

Sementara itu, bek Oman Khalid Al-Braiki menyebut Indonesia sebagai salah satu tim modern di Asia. Ia mengaku mengikuti penampilan skuad Garuda pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
"Kami melihat pertandingan mereka di kualifikasi terakhir dan itu adalah tim yang sangat bagus. Jadi, kami sangat senang bermain melawan Indonesia," ujar Al-Braiki.

Pemain berusia 32 tahun itu juga mengatakan Oman tengah memulai babak baru bersama staf pelatih yang dipimpin Sektioui. Karena itu, ia optimistis timnya dapat meraih hasil-hasil positif pada masa mendatang. "Kami memulai babak baru dengan staf teknis yang baru dan pelatih kepala Tariq Sektioui. Kami percaya akan mencapai hal-hal besar," kata bek tengah tersebut.

Indonesia dan Oman sama-sama gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 setelah tersingkir pada putaran keempat kualifikasi zona Asia tahun lalu. Indonesia kalah dari Arab Saudi dan Irak, sedangkan Oman tersingkir setelah bermain imbang melawan Qatar dan kalah dari Uni Emirat Arab.

Read Entire Article
Parenting |